Pages

Jumat, 21 Agustus 2015

JALAN TERJAL

0 komentar
Pasir pasir yang selalu dihantam ombak
Tak pernah bersedih apalagi  mencaci maki
Ia selalu rata dan bersih setelah dihempas berkali kali
Ombak selalu membawa sampah  yang berada dipasir
Masuk kedalam laut yang dalam

Tuhan bukannya menghindar dari doamu  kawan
Apalagi sampai membuat kau terluka dengan ketetapannya
Tapi ia rindu akan rintihan doamu
Wahai engkau yang berada dijalan dakwah
Sepak terjangmu ku akui begitu besar
Kontribusi tak diragukan Apalagi disangsikan

Tapi kenapa, kenapa  sekarang jiwa yang ada di tubuhmu
Seakan ingin keluar  dan tak mau bersatu
Tuliskan salahku disebuah kertas tapi jangan kau tulis dengan pena
Biarkan aku mengubahnya jadi lebih bik

Akan kah kau pergi  dari terjalnya jalan ini,
Apakah masalahmu sudah sebesar masalah ummat???
Sudah putuskah saraf otak dikepalamu
Sampai kau tak mau tahu akan nasehat yang bertubi  datng padamu
Tenangkan pikiranmu , karena aku yakin ALLAH sayang padamu

*** untuk seorang teman yang berada dijalan dakwah, semoga ALLAH kuatkan langkah kita . aamiin 

Minggu, 16 Agustus 2015

MUTIARA SEBENING KACA

0 komentar
21 April 2014 06:58:34
Wahai zat yang menggenggam jiwa ini
Genggamlah jiwaku sampai aku benar merasakan manisnya iman itu
Jangan biarkan gelap halangi jalanku temukanmu
Biarpun lelah asal Engkau tuntun langkahku

Wahai zat yang maha melihat
Membutuhkan pengorbanan untuk mantapkan hati berjuang dijalanmu
Perang batin dihari yang sangat membungkam peranku dulu
Antara aku harus ikuti aturanmu
Atau aku tak akan melihat masa depanku

Wahai zat yang mengatur keadaan
Getaran  dihatiku saat Kau tunjukan nikmat-Mu
Baru kusadari setelah sekian lama tenggelam dilautan nista
Ternyata akulah yang terlalu bodoh !
Bagaikan daun kering melayang  tak tentu arah
Layaknya serpihan bebatuan  berdebu dan kotor

Wahai zat yang maha mulia
Engkau muliakan apa yang kau kehendaki
Berada di lumpur hitam yang menjijikan
Kau jadikan aku bagaikan  mutiara sebening kaca
Lakasana bidadari di atas permadani
Kau tunjukan cinta Mu dengan hidayah
Meskipun jalan berliku menyesatkanku, Engkaulah Tuhanku

TUHAN TUNDUKAN CINTAKU

0 komentar
senyum senyum kalo baca ini 16 April 2014 02:33:55

Sentuhan dari matamu

Tersirat pesan rasa malu

Bibirmu membungkam

Hanya segelintir orang yang bersedia tersenyum manis padaku

Perkenalan awal lewat seorang beriman

Seakan tak percaya, namun inilah hasilnya

Berpadu dalam mihrab Nya

Kesederhanaan namun menyempurnakan. subhanallah...

Tahukah kamu ???

Betapa dulu kau tiada ku kenal

Hanya tahu siapa namamu dan selalu berpalingmuka

Agar tak hadirkan rasa cinta

Namun Tuhan memang Kuasa

Saat bunga telah berkembang maka wanginya pun akan tercium

dalam kesederhanaan kau pancarkan cahaya iman

Cinta dalam setiap tundukan pandanganmu

Membuat Tuhan tundukan cintaku padamu

Semoga Tuhan memberkahi langkah kita dalam cinta Nya

TERUNTUK AYAH

0 komentar
kerinduan dari sang anak untuk babe... 16 April 2014 02:09:07

teruntuk ayah yang paling tegar dalam hidupku, 
ayah, perjuanganmu bahagiakan kami tak perna kubayangkan seperti ini...
walaupun badai topan menghalang, kau tetap tegar
ayah, keringatmu ada disetiap langkahmu,,,
mencari keberkahan dalam setiap aktivitasmu...

teruntuk ayah yang paling kuat dalam hidupku
kau lelah kau letih , yang ada dibenakmu hanya kebahagiaan keluargamu
semua usahamu terekam dalam ingatanku
kau dan semangat juangmu, membuatku ingin hadiahkan gunung emas atas ketangguhanmu

teruntuk ayah paling sholeh dalam hidupku
semoga ALLAH membalas jasamu baik didunia maupun diakhirat, semoga ALLAH memberikan keselamatan, kesehatan lahir dan batin, kekuatan disetiap cobaan, semoga ALLAH mengabulkan keinginanmu, 
Ya ALLAH hanya padamu aku memohon dan hanya padamu aku meminta , balaslah pengorbanan ayahku dengan surga firdausmu... aaamiiin 

KAMIS, 03:14, 4 APRIL 2014
DIAH KHARISMA ANDARI

JANDA

0 komentar
kalo ingat pas waktu buatnya, guling guling pengen ketawa...04 April 2014 17:25:39

kutumpahkan tangis ku pada derasnya hujan ini

suasana penantian yang mencekan

perkataan yang keluarpun tak tertata

gemetarnya jariku menghabiskan energi

tak terbantahkan , aku lemah,

saat aku hanya berkata selamat tinggal

tak mampu hentikan takdir

waktu yang akan habiskan nyawaku

sendu-sendu suara masih terdengar

ingatkah kamu saat pertama bertemu,

mulut manismu berkata , tak kan ada yang mampu pisahkan kita

tapi kamu bohong,,,!

serdadu perang berbondong datang taburkan bunga

suara tembakan perpisahan sejenak hentikan aliran darahku

inginku lempar granat  pada mereka yang tak selamatkan nyawamu

memelas meminta mereka kembalikan nyawamu

apa kau dengar tangisku dari sunyinya tempatmu sekarang ???

sekarang aku hanya menunggu pertemuan kita ..

SOSOK MISTERIUS

0 komentar
 Pindah mulu ni, from kompasiana "diah kharisma andari " ni tgl pos nya dulu 20 Maret 2014 01:21:41

terpikir tentangnya  dan ku tatap sekeliling ku

kosong

saat kuarahkan pandanganku jauh kesudut kiri,

yang ada gelap...

melangkah aku menyusuri jalan pulang kerumah

lelaki turun dari tangga batu ,

tidak begitu kelihatan wajahnya

namun aku dapat mengenalinya

itu dirinya !!

sosok misterius

penuh pesona namun aku tak sanggup menggapainya >>>

GARIS MERAH

0 komentar
from kompasiana "DIAH KHARISMA ANDARI", dibuatnya waktu jaman purba hihihi 03 April 2014 21:46:23

kertas bergaris dan tinta merah
diam di atas meja
aku hanya melihat dari balik jendela
keberanikan diri untuk mendekati kertas itu
ku tulis namaku
dan apa saja yang ku ingin...

oh tidak... !
apa yang kulakukan ?
matakku langsung menutup
angin itu terbangkan kertasnya
aku kehilangan arah,
entah ia mengalir bersama derasnya aliran sungai
atau terbang di udara...
aku hanya berharap, apa yang ku tulis akan menjadi nyata... !

SAAT TERBIT MATAHARI

0 komentar
13 Januari 2014 01:49:36, dulu ngepost nya di kompasiana , gara gara pw nya blog kelupaan ,,, hahaahha

ketika sudah di depanku

sebenarnya ia hanyalah mimpi

karena saat metahari terbenam

ia tak pernah mau tahu akan aku lagi

mata ini tak mau terbuka untuk melihat

apakah  datang dalam bentuk pangeran berkuda

ataukah raja dengan mahkota emas dikepalanya

aku tak peduli

entah bisikan apa yang ada dipikiranku

dengan tegasnya aku katakan "TIDAK"

saat terbit matahari, mata pun akan mebuka dengan sendirinya

karena matapun tahu siapa yang mampu untuk menatap jauh lebih dalam

Agama Modal Utama

0 komentar
Diah Kharisma andari-DiplomaIPB-Analisis Kimia-Forum Rohis Diploma IPB-AGAMA MODAL UTAMA(puisi)

karya diah"lova"
Dimana kucari bambu runcing yang dulu menghiasi bumi pertiwiku
Dimana kesatria pemekik takbir yang menggelorakan semangat jihad fisabilillah
Dimana dapat ku temukan strategi strategi perang melawan penjajahan
Seolah zaman telah menelan sejarah

Zaman berganti, menjadi dinasti untuk sebuah kursi nomor 1
Lalu membebaskan tikus-tikus berdasi sampai namanya tak terdengar lagi
Sampai akhirnya, kutemukan PKI yang dulu mati
Sekarang reingkar nasi

Kemana macan asiaku
Tak mengaum seperti dulu
Gigi yang keropos tak mampu memperlihatkan taring yang tajam
Pondasi Indonesia ku goyah
Tapi setitik cahaya muncul dari mereka yang  ikhlas
Membina, menjadikan generasi selanjutnya
Tak ragu untuk melangkah, meraih masa depan yang cerah
Dengan agama sebagai modal utama

Kau lah guruku,  tak peduli apa latar belakangmu
Dedikasimu sangat dibutuhkan, untuk mendidik insan yang tak paham menjadi paham
Kau pahlawan yang kucari sekarang
Semoga Allah selalu merahmatimu dengan cahaya Nya …

Sabtu, 15 Agustus 2015

CINTA KU DIDANAU TOBA

0 komentar

KARYA : diah”lova”

Cintaku tertinggal di Sumatra utara
Kutinggalkan ia karena jauh di ujung barat sana
Ketika Tak tahan perihnya hati merindu
Saat sang pujaan berlabuh didermaga  baru

Ku minta perasaan ini mengakui
Supaya tak ada kebohongan menyelinap  dihati
Sang pemilik rindu telah pergi
perasaan ku yang  tertiup di antara angin di antara gelas gelas berskala

kuminta danau toba tuk bicara
apakah dihatinya masih ada namaku ?
ku minta pulau samosir untuk berbisik padaku
apakah namaku tenggelam didanau toba ?
Sungguh bolehkan aku meminta sayap kebahagian ?
walaupun aku tenggelam,  aku tetap bisa mengepakkan sayap
sehingga dapat keluar dari danau yang menelan namaku


Dari Seorang Mahasiswa

0 komentar

Karya diah”lova”
Apa dikata saat orang lain mengucapkan rindu dan cintanya dari gunung yang menjulang, dari pantai dengan pasir yang indah, dari bukit yang berbaris, ataupun dari rumput ilalang yang membelukar.

Aku hanya bisa mengucap rindu dan cinta untuk keluargaku dikampung dari sebuah leptop,  dikamar kossan dengan soundtrack “muara kasih bunda dan titip rindu buat ayah”, dari seorang mahasiswa IPB.

Meskipun tak tertulis dalam sebuah kertas HVS, ataupun memakai  topi dari almarhum mbah surip, akan tetap kukatakan  rindu dan cinta ini ku jatuhkan pada kalian .

Terimalah salam rindu dan cinta dari BOGOR, pukul 17.00  bogor juga  ikut menangis karena tak kuat menahan rindu dengan orang yang telah pergi mendahului…

Jumat, 14 Agustus 2015

Baju putih

0 komentar

Karya diah”lova”

*namun ternyata baju putih tidak kulihat putih ditempat lain. :D
*cerita pertama kali magang di lab terpadu barang siang bogor 

Pesona baju putih
 Melanjutkan citra dari arjuna
 Seperti kilauan mentari menyinari bumi
Aku merasakan hangatnya

Menyadari bahwa ini sepenuhnya rayuan gombal
Dari makhluk bernama syaitan
Lihatlah betapa indah nya baju putih
 Begitulah syaitan menutup mata jernihku

Rasa bukan untuk dirasa
Sekian kali aku merasakan rasa yang sama
 Tapi bukan ku cinta
Hanya ku tahu , betapa indahnya Tuhan menciptakan

Makhluk bernama baju putih