Pages

Jumat, 21 Agustus 2015

JALAN TERJAL

0 komentar
Pasir pasir yang selalu dihantam ombak
Tak pernah bersedih apalagi  mencaci maki
Ia selalu rata dan bersih setelah dihempas berkali kali
Ombak selalu membawa sampah  yang berada dipasir
Masuk kedalam laut yang dalam

Tuhan bukannya menghindar dari doamu  kawan
Apalagi sampai membuat kau terluka dengan ketetapannya
Tapi ia rindu akan rintihan doamu
Wahai engkau yang berada dijalan dakwah
Sepak terjangmu ku akui begitu besar
Kontribusi tak diragukan Apalagi disangsikan

Tapi kenapa, kenapa  sekarang jiwa yang ada di tubuhmu
Seakan ingin keluar  dan tak mau bersatu
Tuliskan salahku disebuah kertas tapi jangan kau tulis dengan pena
Biarkan aku mengubahnya jadi lebih bik

Akan kah kau pergi  dari terjalnya jalan ini,
Apakah masalahmu sudah sebesar masalah ummat???
Sudah putuskah saraf otak dikepalamu
Sampai kau tak mau tahu akan nasehat yang bertubi  datng padamu
Tenangkan pikiranmu , karena aku yakin ALLAH sayang padamu

*** untuk seorang teman yang berada dijalan dakwah, semoga ALLAH kuatkan langkah kita . aamiin 

Minggu, 16 Agustus 2015

MUTIARA SEBENING KACA

0 komentar
21 April 2014 06:58:34
Wahai zat yang menggenggam jiwa ini
Genggamlah jiwaku sampai aku benar merasakan manisnya iman itu
Jangan biarkan gelap halangi jalanku temukanmu
Biarpun lelah asal Engkau tuntun langkahku

Wahai zat yang maha melihat
Membutuhkan pengorbanan untuk mantapkan hati berjuang dijalanmu
Perang batin dihari yang sangat membungkam peranku dulu
Antara aku harus ikuti aturanmu
Atau aku tak akan melihat masa depanku

Wahai zat yang mengatur keadaan
Getaran  dihatiku saat Kau tunjukan nikmat-Mu
Baru kusadari setelah sekian lama tenggelam dilautan nista
Ternyata akulah yang terlalu bodoh !
Bagaikan daun kering melayang  tak tentu arah
Layaknya serpihan bebatuan  berdebu dan kotor

Wahai zat yang maha mulia
Engkau muliakan apa yang kau kehendaki
Berada di lumpur hitam yang menjijikan
Kau jadikan aku bagaikan  mutiara sebening kaca
Lakasana bidadari di atas permadani
Kau tunjukan cinta Mu dengan hidayah
Meskipun jalan berliku menyesatkanku, Engkaulah Tuhanku

TUHAN TUNDUKAN CINTAKU

0 komentar
senyum senyum kalo baca ini 16 April 2014 02:33:55

Sentuhan dari matamu

Tersirat pesan rasa malu

Bibirmu membungkam

Hanya segelintir orang yang bersedia tersenyum manis padaku

Perkenalan awal lewat seorang beriman

Seakan tak percaya, namun inilah hasilnya

Berpadu dalam mihrab Nya

Kesederhanaan namun menyempurnakan. subhanallah...

Tahukah kamu ???

Betapa dulu kau tiada ku kenal

Hanya tahu siapa namamu dan selalu berpalingmuka

Agar tak hadirkan rasa cinta

Namun Tuhan memang Kuasa

Saat bunga telah berkembang maka wanginya pun akan tercium

dalam kesederhanaan kau pancarkan cahaya iman

Cinta dalam setiap tundukan pandanganmu

Membuat Tuhan tundukan cintaku padamu

Semoga Tuhan memberkahi langkah kita dalam cinta Nya

TERUNTUK AYAH

0 komentar
kerinduan dari sang anak untuk babe... 16 April 2014 02:09:07

teruntuk ayah yang paling tegar dalam hidupku, 
ayah, perjuanganmu bahagiakan kami tak perna kubayangkan seperti ini...
walaupun badai topan menghalang, kau tetap tegar
ayah, keringatmu ada disetiap langkahmu,,,
mencari keberkahan dalam setiap aktivitasmu...

teruntuk ayah yang paling kuat dalam hidupku
kau lelah kau letih , yang ada dibenakmu hanya kebahagiaan keluargamu
semua usahamu terekam dalam ingatanku
kau dan semangat juangmu, membuatku ingin hadiahkan gunung emas atas ketangguhanmu

teruntuk ayah paling sholeh dalam hidupku
semoga ALLAH membalas jasamu baik didunia maupun diakhirat, semoga ALLAH memberikan keselamatan, kesehatan lahir dan batin, kekuatan disetiap cobaan, semoga ALLAH mengabulkan keinginanmu, 
Ya ALLAH hanya padamu aku memohon dan hanya padamu aku meminta , balaslah pengorbanan ayahku dengan surga firdausmu... aaamiiin 

KAMIS, 03:14, 4 APRIL 2014
DIAH KHARISMA ANDARI

JANDA

0 komentar
kalo ingat pas waktu buatnya, guling guling pengen ketawa...04 April 2014 17:25:39

kutumpahkan tangis ku pada derasnya hujan ini

suasana penantian yang mencekan

perkataan yang keluarpun tak tertata

gemetarnya jariku menghabiskan energi

tak terbantahkan , aku lemah,

saat aku hanya berkata selamat tinggal

tak mampu hentikan takdir

waktu yang akan habiskan nyawaku

sendu-sendu suara masih terdengar

ingatkah kamu saat pertama bertemu,

mulut manismu berkata , tak kan ada yang mampu pisahkan kita

tapi kamu bohong,,,!

serdadu perang berbondong datang taburkan bunga

suara tembakan perpisahan sejenak hentikan aliran darahku

inginku lempar granat  pada mereka yang tak selamatkan nyawamu

memelas meminta mereka kembalikan nyawamu

apa kau dengar tangisku dari sunyinya tempatmu sekarang ???

sekarang aku hanya menunggu pertemuan kita ..

SOSOK MISTERIUS

0 komentar
 Pindah mulu ni, from kompasiana "diah kharisma andari " ni tgl pos nya dulu 20 Maret 2014 01:21:41

terpikir tentangnya  dan ku tatap sekeliling ku

kosong

saat kuarahkan pandanganku jauh kesudut kiri,

yang ada gelap...

melangkah aku menyusuri jalan pulang kerumah

lelaki turun dari tangga batu ,

tidak begitu kelihatan wajahnya

namun aku dapat mengenalinya

itu dirinya !!

sosok misterius

penuh pesona namun aku tak sanggup menggapainya >>>

GARIS MERAH

0 komentar
from kompasiana "DIAH KHARISMA ANDARI", dibuatnya waktu jaman purba hihihi 03 April 2014 21:46:23

kertas bergaris dan tinta merah
diam di atas meja
aku hanya melihat dari balik jendela
keberanikan diri untuk mendekati kertas itu
ku tulis namaku
dan apa saja yang ku ingin...

oh tidak... !
apa yang kulakukan ?
matakku langsung menutup
angin itu terbangkan kertasnya
aku kehilangan arah,
entah ia mengalir bersama derasnya aliran sungai
atau terbang di udara...
aku hanya berharap, apa yang ku tulis akan menjadi nyata... !

SAAT TERBIT MATAHARI

0 komentar
13 Januari 2014 01:49:36, dulu ngepost nya di kompasiana , gara gara pw nya blog kelupaan ,,, hahaahha

ketika sudah di depanku

sebenarnya ia hanyalah mimpi

karena saat metahari terbenam

ia tak pernah mau tahu akan aku lagi

mata ini tak mau terbuka untuk melihat

apakah  datang dalam bentuk pangeran berkuda

ataukah raja dengan mahkota emas dikepalanya

aku tak peduli

entah bisikan apa yang ada dipikiranku

dengan tegasnya aku katakan "TIDAK"

saat terbit matahari, mata pun akan mebuka dengan sendirinya

karena matapun tahu siapa yang mampu untuk menatap jauh lebih dalam

Agama Modal Utama

0 komentar
Diah Kharisma andari-DiplomaIPB-Analisis Kimia-Forum Rohis Diploma IPB-AGAMA MODAL UTAMA(puisi)

karya diah"lova"
Dimana kucari bambu runcing yang dulu menghiasi bumi pertiwiku
Dimana kesatria pemekik takbir yang menggelorakan semangat jihad fisabilillah
Dimana dapat ku temukan strategi strategi perang melawan penjajahan
Seolah zaman telah menelan sejarah

Zaman berganti, menjadi dinasti untuk sebuah kursi nomor 1
Lalu membebaskan tikus-tikus berdasi sampai namanya tak terdengar lagi
Sampai akhirnya, kutemukan PKI yang dulu mati
Sekarang reingkar nasi

Kemana macan asiaku
Tak mengaum seperti dulu
Gigi yang keropos tak mampu memperlihatkan taring yang tajam
Pondasi Indonesia ku goyah
Tapi setitik cahaya muncul dari mereka yang  ikhlas
Membina, menjadikan generasi selanjutnya
Tak ragu untuk melangkah, meraih masa depan yang cerah
Dengan agama sebagai modal utama

Kau lah guruku,  tak peduli apa latar belakangmu
Dedikasimu sangat dibutuhkan, untuk mendidik insan yang tak paham menjadi paham
Kau pahlawan yang kucari sekarang
Semoga Allah selalu merahmatimu dengan cahaya Nya …

Sabtu, 15 Agustus 2015

CINTA KU DIDANAU TOBA

0 komentar

KARYA : diah”lova”

Cintaku tertinggal di Sumatra utara
Kutinggalkan ia karena jauh di ujung barat sana
Ketika Tak tahan perihnya hati merindu
Saat sang pujaan berlabuh didermaga  baru

Ku minta perasaan ini mengakui
Supaya tak ada kebohongan menyelinap  dihati
Sang pemilik rindu telah pergi
perasaan ku yang  tertiup di antara angin di antara gelas gelas berskala

kuminta danau toba tuk bicara
apakah dihatinya masih ada namaku ?
ku minta pulau samosir untuk berbisik padaku
apakah namaku tenggelam didanau toba ?
Sungguh bolehkan aku meminta sayap kebahagian ?
walaupun aku tenggelam,  aku tetap bisa mengepakkan sayap
sehingga dapat keluar dari danau yang menelan namaku


Dari Seorang Mahasiswa

0 komentar

Karya diah”lova”
Apa dikata saat orang lain mengucapkan rindu dan cintanya dari gunung yang menjulang, dari pantai dengan pasir yang indah, dari bukit yang berbaris, ataupun dari rumput ilalang yang membelukar.

Aku hanya bisa mengucap rindu dan cinta untuk keluargaku dikampung dari sebuah leptop,  dikamar kossan dengan soundtrack “muara kasih bunda dan titip rindu buat ayah”, dari seorang mahasiswa IPB.

Meskipun tak tertulis dalam sebuah kertas HVS, ataupun memakai  topi dari almarhum mbah surip, akan tetap kukatakan  rindu dan cinta ini ku jatuhkan pada kalian .

Terimalah salam rindu dan cinta dari BOGOR, pukul 17.00  bogor juga  ikut menangis karena tak kuat menahan rindu dengan orang yang telah pergi mendahului…

Jumat, 14 Agustus 2015

Baju putih

0 komentar

Karya diah”lova”

*namun ternyata baju putih tidak kulihat putih ditempat lain. :D
*cerita pertama kali magang di lab terpadu barang siang bogor 

Pesona baju putih
 Melanjutkan citra dari arjuna
 Seperti kilauan mentari menyinari bumi
Aku merasakan hangatnya

Menyadari bahwa ini sepenuhnya rayuan gombal
Dari makhluk bernama syaitan
Lihatlah betapa indah nya baju putih
 Begitulah syaitan menutup mata jernihku

Rasa bukan untuk dirasa
Sekian kali aku merasakan rasa yang sama
 Tapi bukan ku cinta
Hanya ku tahu , betapa indahnya Tuhan menciptakan

Makhluk bernama baju putih 

Sabtu, 30 November 2013

ANGEL FROM HEAVEN

0 komentar
MALAIKAT  DARI SURGA
Disini aku berjuang
Bukan karena IPB, bukan karena ayah, ibu atau yang sayang padaku
Namun karena ALLAH S.W.T yang telah menjagaku siang dan malam
****
Namun, tak luput dari doa kedua orang tuaku, untuk keberhasilanku
Mereka dalah mailakat dari surga
Ayah ibuku adalah alasan mengapa aku tetap tegar dan sabar
Dilkala ujian menerpa, mereka menguatkanku sekuat batu karang
Dikala kebahagiaan datang, mereka mengingatkanku
Akan kesedihan yang sewaktu-waktu datang
****
Jika mereka tak melatihku menjadi orang yang sabar
Mungkin aku sudah mundur dari megahnya kampus IPB
Jika mereka tak melatihku menjadi orang yang ikhlas
Mungkin aku sudah mencaci maki setiap pelajaran yang tak kumengerti
Jika mereka tak melatihku menjadi orang yang berlapang dada
Mungkin aku sudah menjadi orang yang selalu bersedih
****


Itulah malaikat dari surga
Bagiku, surga ada di dua terlapat kaki,
Telapak kaki ibu dan ayah
Dikala ekonomi menurun , ibu berada dibelaakang ayah dan selalu Memberi semangat
Dikala ibu tak sanggup mengurus pekerjaannya, ayah senantiasa memberikan kesabaran
****
Jika  melihat perjuangan mereka
Mereka laksana ombak dilautan
Siap menerjang sekalipun membelah lautan
Demi pendidikan kami, anak-anaknya
Jika melihat jerih payah mereka
Mereka laksana tiang bendera yang tegak, kokoh berdiri
Siap mengibarkan semangat anti putus asa
Jika berkaca pada kasih sayang mereka
Mereka laksana selimut diwaktu hujan
Dan AC diwaktu panas
Kasih sayang mereka  siang dan malam
Tak kenal hujan, panas sekalipun angin topan dan petin yang menggelegar



Itulah malaikat dari surga
Tak pantaslah aku mencaci maki mereka
Cukuplah kasih sayang mereka untuk menjadikanku yang terbaik
Dan karena ALLAH S.W.T aku menyayangi mereka
selayaknya aku menyayangi diriku sendiri

itulah malaikat dari surga

bogor, 04 november 2013
sincerely
Diah Kharisma Andari




                       
Malaikat dari surga,
Present for my parent,,,,, especially for your birthday , my father…


Jumat, 01 Februari 2013

LENTERA

0 komentar
sebelum cahaya itu datang
siapkah kau bertemu dengannya
ingatlah dan bawalah lentera yang akan menerangi jalanmu
jangan sampai ia padam
jalan berliku ini mungkin akan menyesatkanmu

embun di pagi hari
yang merupakan awal kisahmu
namun, sanggupkah kau bertemu si terik
ia akan membakar kulitmu
menghitam legamkan mu jika kau tak punya perlindungan

itulah yang dimaksud
dengan kehidupanmu sekarang
lentera kebaikan yang jangan sampai padam
dan kematian yang menjelma sebagai cahaya
jangan sampai matahari mengalahkan terangnya lentera

pedamaran, 13 januari 2012
diah"lova"


REMEMBRANCE

0 komentar
puisi ni gue buat saat try out kedua dari sekolah, waktu itu aku gak tau mau ngisih apa tu LJK, mana pelajaran KIMIA ... sesuatu banget, jadi gue isi ni kertas buram sama coretan puisi gue, saat itu gue rindu sama s o m e o n e....
hahaha
1
2
3



ingatan pilu tentangnya
datang kembali
betapa hati takkan menangis
melihat cinta yang seharusnya kembali
namun tak pernah kembali

malam pun terus bernyanyi
jangkrik pun bersenandung indah
langkah kaki berhenti
sanubaripun rasanya mati

kenangan pun sering menghantui
tak hentinya bercerita pada genangan air yang menetes
dingin pun mendekap erat tubuhku

akankah aku harus tenggelam
dalam kenangan ini
kenangan ini membunuhku
secara perlahan

kayuagung, 25 januari 2012
diah"lova"

PUISI AKHIR TAHUN

0 komentar
ni puisi dibuat tepat malam terakhir di tahun 2012, yupzzz tanggal 30 desember

basahi pipi
dengan semua kenangan ditahun ini
serasa baru kemarin aku menapakkan jejak
di tahun 2012

deraiaan air mata, tawa
takkan lupa begitu saja
titik titik kerinduan jadi satu
tak pungkiri tuk datang kembali

satu tahun sudah berlalu
mengurangi masa kerja hidup ini
diTahun yang telah kulewati ini
akan jadi pedoman dan tolak ukur dimasa nantinya

harapan, cita cita
tak lepas dari bibir yang selalu berucap
"semoga cepat tercapai '
serta kebaikan yang mampu menemani hidup ini
sampai sang jubah hitam hadir di akhir hidupku

Senin, 03 Desember 2012

VIRUS ReNi

0 komentar

dalam dunia pendidikan

Menjelang berakhirnya masa belajar siswa kelas XII ditandai dengan adanya undangan sebagai peserta untuk masuk universitas negri melalui jalur PMP, dan kesibukan sekolah dan para siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian akhir utamanya Ujian Nasional (UN). Sebagai hajatan rutin bagi para siswa yang akan menandai proses berakhirnya masa pembelajaran disetiap tingkatan utamanya para siswa yang berada ditingkat menengah atas, apakah itu yang disebut dengan SMA, SMK, ataupun untuk tingkatan Madrasah.
Sama halnya dengan munculnya virus flu burung (H2N1) ataupun virus demam berdarah juga ditandai dengan adanya keadaan spesifik yang terjadi, apakah karena curah hujan yang tinggi atau oleh sebab tertentu, tapi keadaan tersebut menandai munculnya virus-virus tersebut. Dan kalau virus-virus tersebut diatas biasanya mendapat perhatian yang cukup besar dari semua pihak, baik dari masyarakat, para tokoh. akademisi, ataupun pemerintah, maka berbeda halnya dengan virus yang munculdidunia pendidikan yang saya sebut dengan sebutan ‘Virus ReNi’ yang merupakan kepanjangan dari Virus Rekayasa Nilai, yang entah kenapa jarang mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, bahkan cendrung diabaikan. Padahal Virus ReNi justru tingkat bahayanya jauh lebih dashyat dari virus-virus yang berbahaya sekalipun, karena dapat merusak mental anak-anak bangsa yang ujung-ujungnya akan berdampak bagi tegak dan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Virus ReNi dalam dunia pendidikan bukanlah merupakan hal yang baru, tetapi sudah merupakan epidemi yang luput dari perhatian masyarakat maupun pihak yang terkait, dan bukan tidak mungkin gonjang-ganjing krisis negri tercinta ini adalah merupakan akibat nyata dari terjadinya ‘Virus ReNi ‘ ini. Karena akibat mewabahnya ‘Virus ReNi’ dalam dunia pendidikan Indonesia disadari atau tidak telah merusakmentalitas moral anak-anak bangsa. Kasus-kasus konflik yang berkepanjangan, tumbuh suburnya para koruptor dinegara tercinta ini bukan tidak mungkin adalah sebagai akibat dari penyebaran ‘Virus ReNi’ yang luput dari perhatian semua pihak, yang entah mungkin juga berkepentingan terhadap tersebarnya Virus ReNi ini.
Perbuatan Rekayasa Nilai (ReNi) bukanlah merupakan hal baru, bahkan nyaris sudah menjadi rahasia umum dilakukan oleh oknum-oknum pejabat disekolah termasuk oleh segelintir oknum pendidik atas nama demi masa depan anak didik agar mereka dapat diterima diperguruan tinggi negeri, atau atas intimidasi oknum-oknum atasan, atau karena iming-iming fulus yang ditawarkan oleh para orang tua agar anak-anak mereka dapat memperoleh sesuatu dari adanya Rekayasa Nilai tersebut. Apalagi setelah munculnya syarat kelulusan para siswa dengan mempertimbangkan nilai hasil Ujian akhir Semester (UAS) plus nilai semester 3,4,5, maka Rekayasa Nilai menjadi suatu keharusan.
Adanya kasus Rekayasa Nilai (Virus ReNi) yang mewabah diseantro penjuru tanah air sesungguhnya menunjukan bahwa mutu pendidikan di Indonesia sesungguhnya masih dalam kondisi rendah, dan hal ini tidak dapat dipungkiri karena memang berdasarkan survey yang pernah dipublikasikan dibanyak media bahwa mutu pendidikan kita masih dibawah negara-negara seperi Malaysia, Singapura, dan Vietnam. Ironis memang, tetapi ini adalah fakta yang tidak bisa ditolak. Dan sesungguhnya masalah ini menjadi persoalan dan tanggung jawab semua pihak utamanya pemerintah bagaimana melakukan upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
Rendahnya mutu pendidikan di Indonesia tidak terlepas dari kebijakan pendidikan yang selama ini dilakukan oleh pemerintah, yang dinilai oleh sebagian pihak tidak didasarkan pada keadaan dilapangan tetapi justru kebijakan pendidikan yang diambil cendrung beraroma ‘euforia’ dan jauh dari kesan sungguh-sungguh untuk memperbaiki mutu pendidikan. Seperti misalnya ada pameo dimasyarakat,’ganti mentri ganti kurikulum’ ini menunjukan kebijakan diambil hanya bersifat coba-coba ataupun menurut selera pembuat kebijakan. Bertambahnya anggaran pendidikan sebesar 20%, tidak serta merta dapat meningkatkan mutu pendidikan. Lihatlah hingga kini pelaksanaan Ujian Nasional selalu saja menjadi ‘kontroversi’ ditengah-tengah masyarakat, meskipun pemerintah berulang kali menegaskan bahwa Ujian Nasional adalah dalam rangka pemetaan pendidikan dan bukan satu-satunya syarat lulus, namun tetap saja bagi sebagian masyarakat ujian nasional masih dinggap tidak layak dilaksanakan, bahkan sebagian masyarakat menggugat pelaksanaan ujian nasional sampai ke Mahkamah Agung agar dibatalkan. karena sebagian para praktisi maupun pengamat pendidikan berpendapat selama sarana belajar mengajar belum merata diperoleh institusi pendidikan di Indonesia, serta penempatan guru yang merata, maupun kualitas pengajar tidak ditingkatkan secara merata, maka jangan diharapkan ujian nasional dapat menghasilkan peningkatan mutu pendidikan. karena memang masalah fasilitas sarana pendidikan sendiri masih sangat memperihatinkan jangankan diluar Jakarta, bahkan di Jakarta sendiri yang notabene ibu kota negara masih ada seribuan lebih sekolah yang minim fasilitas, lantas bagaimana dengan sekolah-sekolah yang ada diluar Jakarta? Belum lagi masalah peningkatan kualitas ajar para guru, disamping masih adanya guru yang belum sarjana ditambah lagi dengan masih minimnya fasilitas pendapatan para guru. Sertifikasi sebagai salah kebijakan pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas guru, maupun penghasilan para guru sampai saat inipun masih mengalami kendala. melalui media masih kita jumpai para guru yang resah karena tunjangan penghasilan dari sertifikasi guru tidak pernah mereka peroleh dengan nyaman, bahkan ada yang sama sekali belum mendapatkannya.
Dari situasi tersebut diatas, maka bangsa ini tidak perlu malu mengakui bahwa standart mutu pendidikan kita masih sangat rendah, dan perlu dievaluasi secara menyeluruh untuk diperbaiki. Namun dengan kenyataan seperti itu tidak berarti bahwa kebijakan melakukan Rekayasa Nilai (Virus ReNi) menjadi dapat dibenarkan, karena dapat merusak mental moralitas bangsa yang pada akhirnya melahirkan kaum terdidik yang tidak bermoral dan tidak perduli kepada kepentingan rakyat dan negara. Saya yakin bahwa kita semua sepakat bahwa demi terciptanya masyarakat madani yang sejahterah lahir dan bathin, maka para koruptor ataupun orang-orang yang merusak bangsa termasuk pengedar narkoba harus dibrangus dari bumi Indonesia. Oleh karena itu mari sama-sama semua komponen bangsa menghindari sekaligus membasmi ‘Virus ReNi’ dari dunia pendidikan anak-anak kita. Semoga.
  
nio gue copy dari http://edukasi.kompasiana.com/2012/02/18/waspadai-virus-reni-dalam-dunia-pendidikan-436380.html

Sabtu, 24 November 2012

fremansory

0 komentar
Freemason
  ini adalah sajadah yang di dalamnya di masukkan gambar gambar yahudi " mata satu "






karpet berpola papan catur merupakan lantai yang digunakan untuk ritual sesembahan fremansonry
1 komentar



ini waktu jamnas , naik mopel bareng kakak basarnas  di situ ada saya yang pake jilbab ungu,  ada yuk uyun yang pake jilbab putih , ada lis yang pake jilbab coklat, terus ada kak mukholis , kak frido, kak anton, kak panji, kak yono , kak yovi, kak yahya, kak mirza,  terus yang moto in namanya kak topan 
pas kannnnnn :D

Jumat, 23 November 2012

0 komentar
puisi ini ku buat tanggal 1 agustus 2011, usah setahun lebih si, tapi gak papa lah
Cinta yang membuat malu
Dan sekarang hanya ada malu ku pada sang pencipta
Karena ketika ku kenal cinta ku tiada memperhatikannya...
Ku tak sadar sang pencipta lah yang memberiku cinta...
Tapi mengapa ku tak menjaganya...
Ku salah mengartikan anugerah cinta itu...
Bukan ku tahan cinta,, tapi malah ku biarkan ia lepas seperti kuda liar..
Apakah tuhan mau memafkan ku... ???


Dan sekarang hanya ada tangis ku pada sang pencipta...
Karena ketika ku tahu tentang cinta ...
Ku lalai akan kewajiban yang meronta ronta memanggil ku ...
Tapi mengapa ku lupa akan nya
Ku tak sadar sang pencipta lah yang mengajari ku cinta ..
Tapi mengapa ku salah menerapkannya...
Ku salah memahami cinta itu..
Sang pencipta telah mengajari ku  cinta yang sebagaimana mestinya cinta...
tapi ku tutup telinga seolah olah ku tak pernah tahu tentang cinta yang benar dan hakiki...
apakah tuhan mau mengajari ku lagi... ???


bukan nafsu yang harus ku turuti...
tapi jalan yang di tunjukan tuhan itu yang harus ku turuti...
biarkan ku sendiri, ku ingin tuhan temani aku lewati jalan ini...

created by
01-08-2011
diah”lova”
lilin cint yng selalu menerangi hati jiwa yang sepi...

kala ku merenung di tepi pantai berombak